Cinta Segitiga ( 6 ) : Suatu keprihatinan dengan berbagai macam konflik

Apakah yerusalem orang nya bodoh semua. Sampai sekarang konflik agama masih tetap berjalan.

Nama Yerusalem disinggung kali ini dengan berbagai analisis sederhana. Kota yang bersejarah secara agama apalagi Nabi Isa yang melegenda di sana dan Yahudi yang sudah lama berkembang dan berdampingan.Menyalahkan kota tersebut, menganiaya identitas kota tersebut. Memang terkadang, tingkat keimanan suatu negara belum bisa menjamin berbagai kejahatan di daerah tersebut semakin menipis. Kecenderungannya, malahan negara yang mempunyai penganut agama yang sebagian besar tergolong fanatik belum tentu kehidupan warga negaranya juga baik.

Kita ambil lah contoh Filipina yang sebagian besar agama nya Katolik Roma. Malah di sana itu terjadi kejahatan, perang antar etnis, dan korupsi besar-besaran yang hampir disamakan dengan Indonesia yang sebagian besar tergolong menganut agamanya yang fanatik. Moral dan iman ternyata berbeda.

Konflik agama akhir- akhir ini semakin marak di tengah-tengah kita. Aku hanya berpendapat bahwa ini adalah fanatik sempit yang berlebihan dan seharusnya tidak terjadi. Keberagaman adalah hal yang wajar dan patutu untuk dipertahankan. Bukan untuk dilebur, tetapi mengupayakan agar berkembang berdampingan, saling mengisi dan menguatkan dalam hidup.

Mengapa Tuhan menciptakan kita berbeda-beda kalau Tuhan pengen disembah dengan satu cara. Makanya Allah menciptakan cinta. Walaupun berbeda-beda tetapi bisa menyatu

Kalau kita berbeda-beda, sering saya tekankan bahwa ternyata berbeda itu menyenangkan. Apalah indahnya dunia ini seandainya semua agama adalah satu. Tetapi jangan kita menyembah Tuhan kita dengan cara yang salah seperti terpaksa dan hanya untuk melaksanakan kewajiban saya. Bukan juga karena semata-mata menjalankan kewajiban kita namun sikap batin lah yang paling utama. Mengerti setiap apa yang kita lakukan.

Mengenai Tuhan yang disembah dengan berbagai cara, saya mempunyai pendapat bahwa ada alasan yang paling kuat bahwa setiap agama itu baik dan mengajarkan kebaikan. Mengapa kita selalu berpikiran negatif. Toh, Allah sendiri tidak pernah mengatakan aliran kepercayaan yang benar dan harus bagaimana dia disembah. Semua yang ada menurut saya adalah ilham, menyesuaikan diri dengan keadaan dunia sekarang. Tahukah anda bahwa, kita harus menyadari bahwa dua loh batu pada zaman Musa bukanlah semata-mata turun dari langit. Suatu konsepsi yang sangat penting bahwa, dalam kehidupan dalam dunia ini, dan segalanya ajaran, tidak ada yang datang tiba tiba ( istilah lainnya turun dari langit ).Semua menurutku adalah hasil pemikiran seseorang yang boleh dikatakan dekat dengan Tuhan sehingga kita mengikutinya. Semuanya adalah inspirasi yang dituliskan dan dibagikan kepada kita umat manusia.